Tampilkan postingan dengan label Amalan Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amalan Doa. Tampilkan semua postingan

Sebuah Pertanyaan, Do’a Dan Harapan Untuk Indonesia

PalingCucok.com; Ini adalah sebuah pertanyaan, doa dan harapan untuk Indonesia dari salah satu anak bangsa yang terpinggirkan namun rindu akan kemakmuran negerinya.

Gambar hormat bendera, sebagai sebuah pertanyaan, do'a, harapan untuk kejayaan Indonesia


Bangsa yang besar bukan bangsa yang luas wilayahnya, bukan juga bangsa yang berkuasa atas bangsa lainnya. Tetapi  bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Apakah kita sudah termasuk bangsa yang besar? Sudahkah kita meghargai jasa pahlawan kita jika kita mengaku besar? Mungkin sudah, mungkin juga belum.
Dikatakan sudah, bisa kita lihat pada rutinitas upacara bendera tiap hari senin, upacara bendera tujuh belas agustus, upacara bendera pada hari-hari besar nasional seperi hari sumpah pemuda, hari pahlawan dan lain-lain. Tapi cukupkah hanya dengan itu kita menghargai jasa mereka yang telah rela mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan negara kita? cukupkah hanya dengan itu kita menyatakan diri kita sebagai bangsa yang besar?

Baca Doa Ini Saat Hendak Berangkat Traveling

Doa saat mau berangkat Traveling atau menempuh perjalanan - Ketika Anda mau pergi ke tempatt wisata atau traveling, hendaknya berdoa dengan doa-doa yang baik menurut syariat.  Setiap amalan yang baik harus didahului dengan niatan yang baik dan diiringi doa kepada Allah agar semua urusan dapat ridho-Nya. Contoh saja misalnya saat bepergian untuk wisata atau untuk suatu urusan pekerjaan yang hendaknya selalu diiringi dengan doa.

Doa saat perjalanan ke tempat wisata ini penting untuk anda amalkan agar saat bepergian anda selalu mendapatkan perlindungan dan ridho dari Allah SWT.

Doa-Doa Saat Pergi Travveling Dan Naik Kendaraan

Bacaan doa saat hendak bepergian ke tempat wisata

Bacalah Basmalah, dan kemudian Ayat Kursi saat keluar dari rumah.

Nabi Muhammad atau Rasululloh صلي الله عليه وسلم bersabda : “Barangsiapa yang akan bepergian hendaklah berkata kepada yang ditinggalkan :


أَسْتَوْدِعُكُمُ اللهَ الَّذِيْ لاَ تَضِيْعُ وَدَائِعُهُ

“Kutitipkan engkau kepada Alloh yang tidak  sia-sia apa yang dititipkan.” (HR. Ahmad, Hasan).
Orang yang akan bepergian dido’akan :


زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُ مَا كُنْتَ

“Semoga Allah membekalimu dengan taqwa, mengampuni dosamu, dan memudahkan segala kebaikan bagimu di manapun berada.” (HR. Turmudzi, Hasan).

Apabila anda naik mobil atau pesawat terbang yang lain bacalah :



بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ {سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ} الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ


“Aku pergi dengan nama Allah dan segala puji bagiNya. Maha suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk  kami dan tidak ada daya bagi kami untuk menundukkannya dan hanya kepada Allah kami kembali, kemudian membaca Alhamdulillah tiga kali, Allahu akbar tiga kali. Maha Suci Engkau ya Allah, sungguh aku telah menganiaya diriku sendiri, berilah aku ampunan. Sungguh tidak ada yang mengamupuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR. Turmudzi, Hasan Shahih).

Membaca doa:



اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِي اْلأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَاْلأَهْلِ


“Ya Allah, kami mohon kepadamu dalam perjalanan ini kebajikan katakwaan dan amal yang Engkau ridhoi Ya Allah, ringankanlah atas kami perjalanan ini, dekatkanlah jaraknya perjalanan ini, Ya Alloh Engkaulah temanku dalam perjalanan ini dan Engkaulah sebagai pengganti yang melindungi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari pada kesusahan perjalanan ini, dari pemandangan yang menyakitkan dan dari nasib yang sial dalam harta dan keluarga.” (HR. Muslim).

Ketika pulang hendaknya membaca do’a tersebut di atas ditambah do’a di bawah ini :

آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُ وْنَ 

“Semoga kami kembali dalam keadaan selamat dan bertaubat, kepada Robb kami memuji.” (HR. Muslim).


Tujuan berdoa disini adalah untuk memohon perlindungan dan keselamatan lahir bathin, agar dalam perjalanan baik pergi maupun pulang serta di lokasi wisata kita diberikan keselamatan dan perlindungan dari Allah Swt. Semua perbuatan baik yang diniatkan untuk karena Allah Swt. tentu akan mendapatkan pahala dari-Nya.

Doa Agar Sukses Disetiap Usaha, Pekerjaan, Dan Ujian

Apasih Doa agar sukses disetiap usaha dan pekerjaan itu, Dan bagaimana cara agar dapat melewati semua ujian yang datang? Sebelum kita masuk ke inti dari judul diatas, sedikit mari kita simak penngantar singkat berikut.

Amalan doa agar sukses dalam usaha dan pekerjaan

Untuk meraih sukses dibutuhkan usaha yang sungguh-sungguh, dan setiap pekerjaan membutuhkan ketekunan dan ketelitian, dan dalam perjalanan meraih sukses itu pasti ada ujian yang menghalang.
Selain usaha secara lahir sukses membutuhkan usaha secara bathin juga. Maksudnya dibalik kesuksesan manusia pasti ada peran Tuhan (Allah) yang membuat kesuksesan itu terwujud. Karena memang sejatinya kesuksesan itu adalah milik Allah, jadi kalau anda ingin sukses mintalah kepada Allah Ta’ala dengan berdo’a dan juga dibarengi dengan usaha nyata.

Do’a Sukses Dalam Pekerjaan Dan Ujian

Apabila anda ingin sukses dalam ujian atau pekerjaan bacalah do’a di bawah ini : “Rasululloh صلي الله عليه وسلم mendengar seorang laki-laki berdo’a

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اَللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ اَلْأَحَدُ اَلصَّمَدُ اَلَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ.

"Ya Allah, sungguh aku memohon kepadaMu dengan bersaksi bahwa Engkau Allah, tiada Ilah yang berhak disembah kecuali Engkau Yang Maha Esa, yang segala sesuatu bergantung kepadaMu, yang tidak melahirkan dan tidak pula dilahirkan dan tidak ada sesuatupun yang sama denganNya.”

Muhammad Rasulullah SAW. kemudian bersabda :

“Demi Allah yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh orang itu telah berdo’a dengan namaNya yang Maha Agung. Yang  apabila Dia diseru dengan nama tersebut pasti Dia mengabulkannya, dan apabila diminta pasti ia memberi.” (HR. Ahmad, dihasankan oleh Turmudzi).

Do’a Nabi Yunus (dzunnun) pada waktu beliau di dalam perut ikan seperti di bawah ini.

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أنت سُبْحَانَكَ إِنِّـي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ.

“Tidak ada ilaah yang hak disembah kecuali Engkau, maha suci Engkau , sunguh aku telah termasuk golongan yang dzalim.”

Tidak seorang muslimpun yang memohon dengan do’a tersebut kecuali Allah mengabulkannya (HR. Imam Ahmad, Shahih)

Yang perlu diingat, agar semua impian segera terwujud, selain rajin berdo’a diharuskan melaksanakan hal-hal yang menyebabkan sukses yaitu berusaha dengan sungguh-sunguh dan tidak mudah putus asa.

Jadi jelas jika ingin semua cita-cita bisa terwujud, Amalkan doa sukses disetiap pekerjaan dan ujian ini seperti apa yang dijelaskan diatas.

1000 Keutamaan Dan Fadhilah Membaca Ayat Kursi

Keutamaan dan Fadhilah ayat kursi banyak sekali jika kita amalkan dengan niatan yang ikhlas dan berungguh-sungguh mengharapkan ridho Allah Subhanahu Wata’ala.

Palingcucok.com; 1000 keutamaan dan fadhilah ayat kursi sengaja kami sebutkan dalam judul posting kali ini. ini karena Allah memang memberikan banyak keistiwaan fadhilah dari ayat ke 255 dari surat al-Baqarah ini. Didalam ayat ini disebutkan tentang Kursi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Perlu dipahami bahwa maksud dari “Kursi Allah” disini jangan diartikan bahwa Allah itu duduk diatas kursi layaknya seperti manusia atau lainya, namun yang dimaksud disini adalah kekuasaan atau Keudukan Allah yang menguasai seluruh alam semesta ini.

Didalam ayat kursi juga terkandung nama Allah yang paling agung. Ayat Kursi memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam dan ia juga memiliki keutamaan-keutamaan yang banyak. Banyak hadits, baik yang shahih maupun hasan yang menjelaskan tentang keutamaan ayat yang mulia ini. Di antara keutamaan-keutamaan ayat kursi yang begitu istimewa adalah sebagai berikut:

Kumpulan fadhilah dan keutamaan membaca ayat kursi

  • Ayat Kursi Adalah Penghulu Ayat-ayat Yang Ada Dalam Al-Qur’an; Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Segala sesuatu memiliki puncak dan puncaknya al-Qur’an adalah surat al-Baqarah dan di dalamnya ada ayat yang ia adalah penghulu ayat-ayat yang ada dalam al-Quran; yaitu ayat Kursi.” Hadits ini diriwayatkan oleh Imam al-Hakim dalam al-Mustadrak, Musnad a-Humaidi no. 994 dan ‘Abdurrazak dalam Mushannaf no. 6019.
  • Mengikut keterangan dari kitab “Asraarul Mufidah” sesiapa mengamalkan membacanya setiap hari se-banyak 18 kali maka akan dibukakan dadanya dengan berbagai hikmah, dimurahkan rezekinya, dinaikkan darjatnya dan diberikannya pengaruh sehingga semua orang akan menghormatinya serta terpelihara ia dari segala bencana dengan izin Allah.
  • Ayat Kursi Ayat Yang Paling Agung Dalam Al-Qur’an; Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim rahimahullah dalam Shahihnya dari Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Wahai Abul Mundzir, tahukah kamu ayat apakah yang paling agung dalam Kitabullah (al-Qur’an)? Aku berkata:”Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata lagi:”Wahai Abul Mundzir, tahukah kamu ayat apakah yang ada padamu dari Kitabullah (al-Qur’an) yang paling agung?” Ubay menjawab:”Aku katakan:”(الله لا إله إلا هو الحى القيوم ) ”Ubay berkata lagi:” lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menepuk dadaku dan berkata:”Semoga ilmu menyenangkanmu (Do’a dari Nabi semoga Ubay mudah mendapatkan ilmu).” Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya, kitab Shalatul Musafirin bab Fadhlu Shuratil Kahfi wa Aayatil Kursi hadits no. 810 shahih Muslim dengan tahqiq Muhammad Fuad ‘Abdul Baqi 1/556, Shahih Muslim bi Syarh an-Nawawi 6/96, al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, al-Hakim dalam al-Mustadrak, Imam Ahmad dalam Musnad, Abu ‘Awanah dalam al-Mustakhraj dan lain-lain.
  • Siapa yang membaca ayat Kursi dengan khusyuk setiap kali selepas sholat fardhu, setiap pagi dan petang, setiap kali keluar masuk rumah atau hendak musafir, insyaAllah akan terpeliharalah dirinya dari go-daan syaitan, kejahatan manusia, binatang buas yang akan memudaratkan dirinya bahkan keluarga, anak-anak, harta bendanya juga akan terpelihara dengan izin Allah s.w.t.
  • Syeikh Abu Abbas ada menerangkan, siapa yang membacanya sebanyak 50 kali lalu ditiupkannya pada air hujan kemudian diminumnya, Insya-Allah, Allah akan mencerdaskan akal fikirannya serta memudahkannya menerima ilmu pengetahuan.
  • Mengamalkan bacaan ayat Kursi juga akan memberikan keselamatan ketika dalam perjalanannya.
  • Ayat Kursi yang dibaca dengan penuh khusyuk, insya-Allah akan menyebabkan syaitan dan jin terbakar.
  • Jika anda berpindah ke rumah baru maka pada malam pertama anda menduduki rumah itu sebaiknya anda membaca ayat Kursi 100 kali, insya-Allah mudah-mudahan anda sekeluarga terhindar daripada gang-guan lahir dan batin.
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah mewakilkan 2 orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, ia akan berada dalam lindungan Allah hingga sholat yang lain.
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sholat, tidak menegah akan dia daripada masuk syurga kecuali maut, dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya dan juga ahli rumah-rumah disekitarnya.
  • Syaikhul Kabir Muhyiddin Ibnul Arabi menerangkan: Bahwa siapa yang membaca ayat Kursi sebanyak 1000 kali dalam sehari semalam kemudian dawam (kontinyu) membacanya sampai 40 hari, maka demi Allah demi Rasulullah dan demi Al-Qur’an yang mulia, Allah akan membukakannya pandangan rohani, dihasilkan yang dimaksud dan diberi pengaruh kepada manusia. Ini terdapat dalam kitab (Khawasul Qur’an).
  • Bahwa siapa yang membaca 4 ayat pada permulaan suratul Baqarah dan ayat Kursi,ditambah 2 ayat sete-lah ayat Kursi kemudian ditutup dengan 3 ayat pada akhir suratul Baqarah,maka ia dan keluarganya tidak didekati syaitan,dan jika dibacakan pada orang gila,niscaya akan sembuh dengan seizin Allah SWT. (terdapat dalam kitab itqan).
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir tiap-tiap sholat Fardhu, Allah menganugerahkan dia hati-hati orang yang bersyukur perbuatan2 orang yang benar, pahala nabi2 juga Allah melimpahkan padanya rahmat.
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya, mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah azza wajalla akan mengendalikan pengambilan rohnya dan ia adalah seperti orang yang berperang bersama nabi Allah sehingga mati syahid.
  • Barang siapa yang membaca ayat al-Kursi ketika dalam kesempitan niscaya Allah berkenan memberi per-tolongan kepadanya Dari Abdullah bin ‘Amr r.a.
  • Siapa yang membaca ayat Kursi dengan istikamah setiap kali selesai sembahyang fardhu, setiap pagi dan petang, setiap kali masuk kerumah atau kepasar, setiap kali masuk ke tempat tidur dan musafir, insyaal-lah akan diamankan dari godaan syaitan dan kejahatan raja-raja (pemerintah) yang kejam, diselamatkan dari kejahatan manusia dan kejahatan binatang yang memudharatkan. Terpelihara dirinya dann keluar-ganya, anak-anak nya, hartanya, rumahnya dari kecurian, kebakaran dan kekaraman.
  • Pembaca Ayat Kursi Setiap Selesai Shalat Termasuk Ahli Surga; Imam ath-Thabrani, an-Nasaa’i, Ibnu Hibban, Ibnu Sunni rahimahumullahdan lainnya meriwayatkan dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda, ”Barang siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat wajib, niscaya tidak ada yang menghalangi dia masuk Surga selain kematian.” Hadits ini dibawakan pula oleh Imam a-Suyuthi rahimahullah di dalam Jami’il Ahadits dan dinyatakan shahih oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Shahih al-Jami’i ash-Shaghir hadits no. 6464.
  • Terdapat keterangan dalam kitab-kitab Asrarul Mufidah:Barang siapa mengamalkan membaca ayat Kursi,setiap kali membaca sebanyak 18 kali,insyaAllah dia akan hidup berjiwa Tauhid,dibukakan dadanya dengan berbagai hikmat,dimudahkan rizkinya,dinaikkan martabatnya,diberikan kepadanya pengaruh se-hingga orang selalu segan kepadanya,dipeliharakan dari segala bencana dengan izin Allah SWT.
  • Syekh Abul ‘Abbas Al-Bunni menerangkan:”Siapa membaca ayat Kursi sebanyak hitungan kata-katanya,yaitu 50 kali,ditiupkan pada air hujan kemudian diminumnya,maka insyaAllah,Allah SWT mencerdaskan akalnya dan memudahkannya faham pada ilmu yang dipelajarinya (terdapat dalam kitab Khazinatul Asrar).
  • Pengamal ayat Kursi juga, dengan izin Allah, akan terhindar daripada pencerobohan pencuri. Ayat Kursi menjadi benteng yang kuat menyekat pencuri daripada memasuki rumah.
  • Syekh Al-Bunni menerangkan:”Siapa yang membaca ayat Kursi sebanyak hitungan hurufnya,yaitu 170 hu-ruf,maka insyaAllah,Allah SWT akan memberikan pertolongan pada hal dan menunaikan segala hajatnya dan melapangkan pikiran-pikirannya,diluaskan rizkinya,dihilangkan kedukaannya,dan diberikan apa yang dituntutnya. (terdapat dalam tafsir Al-Qudsi).
  • Siapa yang membaca ayat Kursi secara kontinyu setiap kali selesai sembahyang fardhu,setiap pagi dan petang,setiap kali masuk kerumah dan kepasar,setiap kali masuk ketempat tidur dan pergi musafir,insyaAl-lah ia akan diamankan dari godaan syaitan dan kejahatan raja-raja kejam,diselamatkan dari kejahatan manusia dan kejahantan binatang-binatang yang memudharatkan.Terpelihara dirinya dan keluar-ganya,anak2nya,hartanya,rumahnya dari kecurian,kekaraman dan kebakaran.Didapatny keselamatan dan kesehatan jasmaninya dengan izin Allah SWT yg Hidup dan Berdiri Sendiri.
  • Barangsiapa membaca ayat Kursi ketika hendak tidur,maka Allah SWT mewakilkan kepada dua malaikat yang menjaga selama tidurnya sampai pagi. Demikian sabda nabi Muhammad SAW dari Abi Qutadah. Abdurrahman bin ‘Auf menerangkan: Bahwa ia apabila masuk kerumahnya,dibacanya ayat Kursi pada empat penjuru rumahnya dan mengharap-kan dengan itu menjadi penjaga dan pendinding syaitan. (terdapat dalam tafsir Al-Qudsi).
  • Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud: “Sesiapa pulang ke rumahnya serta membaca ayat Kursi, Allah hi-langkan segala kefakiran di depan matanya.
  • Sabda baginda lagi; “Umatku yang membaca ayat Kursi 12 kali pada pagi jum’at, kemudian berwudlu dan sembahyang sunat dua rakaat, Allah memeliharanya daripada kejahatan syaitan dan kejahatan pembesar.”
  • Orang yang selalu membaca ayat Kursi dicintai dan dipelihara Allah sebagaimana DIA memelihara Nabi Muhammad. Mereka yang beramal dengan bacaan ayat Kursi akan mendapat pertolongan serta perlindungan Allah dari-pada gangguan serta hasutan syaitan.
Informasi ini diambil dari berbagai sumber diantaranya adalah situs mutiaraalhikmah.wordpress.com dan doamustajab2.com

Itulah 1000 keutamaan dan fadhilah membaca ayat kursi seperti yang sudah disebutkan dan dijelaskan diatas. Semoga kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang mendapatkan barokah atas keutamaan dan fadhilah ayat kursi tersebut.

Doa-Doa Mustajab Dari Para Nabi Dan Rasul Di Dalam Al-Qur’an

Doa-Doa Mustajab dari para Nabi dan Rasulullah ini tertuang dalam kitab suci Al-Qur’an. Ini membuktikan bahwa do’a ini benar-benar mustajab dan harus kita gunakan untuk berdo’a memohon pertolongan dan hidayah dari kepada Allah SWT Tuhan yang maha agung.

Nabi dan Rasul adalah para manusia terpilih, manusia terbaik yang diutus oleh Allah untuk mengabarkan kebaikan. Mereka adalah manusia yang paling mulia dan kekasih Allah.

Allah menganjurkan setiap hambanya untuk selalu berdzikir dan berdo’a kepada-Nya. Allah adalah Tuhan yang maha kaya, Maha pemurah dan maha penyayang. Siapapun yang mau berdo’a kepada Allah dengan ikhlas dan sungguh-sungguh maka akan dikabulkan doanya.

Gambar doa-doa mujarrab dari para nabi dan rasulullah

Tentang perintah berdo’a ini tertuang dalam firman Allah dalam Al-Qur’an sebagai berikut:

Surah AL-Mukmin ayat 60

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya: Dan Tuhanmu berfirman:  “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina ". (QS. Al-Mukmin : 60)

Surat Al-Baqarah Ayat 186


وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. (QS. Al-Baqarah : 186)

Surat Al-A’raf ayat 55
ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

Artinya : Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (QS. Al-A’raf : 55)

 Didalam hadist Shohih juga dijelaskan tentang anjuran berdo’a sebagai berikut.

Rasulullah bersabda : (yang artinya) ”Do’a itu adalah otaknya ibadah.” (diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan Tirmidzi)

Rasulullah bersabda: (yang artinya) ”Do’a itu adalah senjata orang yang beriman dan tiangnya agama serta cahaya langit dan bumi.” (Hadist riwayat Imam Hakim dan Abu Ya’la)

Adapun doa-doa Para Nabi dan Rasul yang termaktub didalam Al-Qur’an Al-Kariim adalah sebagai berikut:


Doa – doa Nabi Ibrahim As.

رَبَّنَا وَٱجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَآ أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

    “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami) sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah : 128-129)

 Menurut riwayat Al-Baghawy, bahwa Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As membaca do’a ini dikala membina Ka’bah.

رَبِّ ٱجْعَلْنِى مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِى ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

”Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami perkenankanlah do’aku. Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)” (QS. Ibrahim : 40 - 41)
 
Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi Ibrahim As mengucapkan do’a ini sesudah beliau (telah) memperoleh anak Ismail dan Ishaq.

رَبِّ هَبْ لِى حُكْمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ

”(Ibrahim berdo’a): Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukanlah aku kedalam golongan orang-orang yang shaleh. Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai Syorga yang penuh kenikmatan.” (QS. Asy-Syu’ara : 83-85).

Dan menurut keterangan ahli tafsir do’a inilah yang selalu diucapkan oleh Nabi Ibrahim As.

”Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku (seorang anak) dari anak-anak yang shaleh.”

 Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi Ibrahim memohon dengan do’a ini sebelum memperoleh anaknya Ismail.

رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ ﴿الممتحنة
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَٱغْفِرْ لَنَا رَبَّنَآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

”Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali. Ya Tuhan kami janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau, Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Mumtahanah :4-5)

Menurut keterangan ahli tafsir Nabi Ibrahim As dan pengikut – pengikutnya selalu berdo’a dengan do’a ini.

Do’a - Do’a Nabi Nuh :

قَالَ رَبِّ إِنِّىٓ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْـَٔلَكَ مَا لَيْسَ لِى بِهِۦ عِلْمٌ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِى وَتَرْحَمْنِىٓ أَكُن مِّنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

”Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakekatnya). Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi. (QS. Hud : 47)

Menurut Al-Qur’an sendiri, do’a inilah yang diucapkan oleh Nabi Nuh As sesudah ditolak Allah, karena memohon dilepaskan anaknya (Kan’an) yang kafir dan yang tenggelam.

    ”Ya Tuhanku tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat.”

 Menurut ahli tafsir, do’a inilah yang diucapkan Nabi Nuh As sesudah diselamatkan Allah dari bahaya taufan.

رَّبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِىَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا تَبَارًۢا

”Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk kerumahku dengan beriman dan semua orang beriman yang laki-laki dan yang perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang dzalim itu selain binasaan.” (QS. Nuh :28)

Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi Nuh As dikala hendak meminta dibinasakan kaumnya lantaran ingkar, beliau memohon dengan do’a ini untuk diselamatkan beserta pengikut-pengikutnya.

Do’a Nabi Zakaria 

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُۥ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِى مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

”Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do’a.” (QS. AL-Imron :38)

Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi Zakaria setelah masuk kedalam mihrabnya dan menguncikan segala pintu, memohon kepada Allah supaya diberikan kepadanya seorang anak yang diterangkan dalam Al-Qur’an dengan do’a ini.

وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ

”Ya Tuhanku, Janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkau lah waris yang paling baik.” (QS. Al-Anbiya : 89)

 Menurut keterangan ahli tafsir, do’a inilah yang diucapkan Nabi Zakaria As ketika beliau belum memperoleh anak.

Do’a-do’a Nabi Musa

قَالَ رَبِّ ٱشْرَحْ لِى صَدْرِى

”Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.” (QS.  Thaahaa : 25)

Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi Musa As dikala merasa takut menghadapi Fir’aun memohon kepada Allah dengan do’a ini.


قَالَ رَبِّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى فَٱغْفِرْ لِى فَغَفَرَ لَهُۥٓ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

”Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku.” (QS. Qashas : 16)

Menurut keterangan ahli tafsir, do’a ini yang diucapkan oleh Nabi Musa As setelah membunuh orang Kurby.

وَٱحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِى

”Wahai Tuhan kami, lepaskanlah aku dari kaum yang dzalim.” (QS Thaahaa : 27)

 Do’a inilah yang diucapkan Nabi Musa As ketika meninggalkan Mesir dan menuju ke Mad-yan.

رَبِّ إِنِّى لِمَآ أَنزَلْتَ إِلَىَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

”Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS. AL-Qashash :24)
Do’a inilah yang diucapkan Nabi Musa As ketika sampai di Mad-yan dan menderita kelaparan. 

قَالَ رَبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِأَخِى وَأَدْخِلْنَا فِى رَحْمَتِكَ ۖ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ

”Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukanlah kami kedalam Rahmat Engkau dan Engkau adalah Maha Penyayang diantara Para Penyayang.” (QS. Al-A’raaf : 151)

أَنتَ وَلِيُّنَا فَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَا ۖ وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْغَٰفِرِينَ

أَنتَ وَلِيُّنَا فَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَا ۖ وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْغَٰفِرِينَ

”Engkaulah yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami Rahmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknya. Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan didunia ini dan akherat. Sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau.” (QS. AL-A’raaf :155-156)

Do’a Nabi Isa :

قَالَ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ ٱللَّهُمَّ رَبَّنَآ أَنزِلْ عَلَيْنَا مَآئِدَةً مِّنَ ٱلسَّمَآءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِّأَوَّلِنَا وَءَاخِرِنَا وَءَايَةً مِّنكَ ۖ وَٱرْزُقْنَا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ

”Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu kehidupan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau, beri rezeki kami dan Engkaulah Pemberi rezeki yang paling utama.” (QS. AL-Maaidah :114)

Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi Isa As sesudah bersembahyang dua rakaat, kemudian menundukkan kepalanya sambil berdo’a dengan do’a ini serta sambil menangis.

Do’a Nabi Syu’aib :

رَبَّنَا ٱفْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِٱلْحَقِّ وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْفَٰتِحِينَ
”Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan yang hak (adil) dan Engkaulan Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.” (QS. Al-A’raf : 89)

Menurut ahli tafsir, Nabi Syu’aib setelah putus asa mengajak beriman kaumnya beliau berdo’a dengan do’a ini.

Do’a Nabi Adam :
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

”Ya Tuhan kami, kami telah dzalimkan diri kami sendiri, Jika Engkau tidak mengampuni kami dan Engkau rahmatkan kami, tentulah kami menjadi orang yang rugi.” (Al A'raf : 23)

Menurut keterangan AL-Qur’an sendiri do’a inilah yang diucapkan Nabi Adam dan Hawa sesudah beliau dikeluarkan dari Syorga dan diusir oleh Tuhan kedunia, dengan memohon ampun terhadap dosanya dengan do’a ini.

Do’a Nabi Ayyub :

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ
”Ya Tuhanku, bahwasanya aku telah ditimpa bencana, dan Engkaulah Tuhan yang paling rahim dari segala yang rahim (Penyanyang.” (Al Anbiyaa : 83)

Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi Ayyub As dikala mendapat cobaan dari Allah lalu berdo’a dengan do’a ini.

Do’a Nabi Sulaiman :

رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ

”Ya Tuhanku, berikanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhoi dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu kedalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh.” (QS. An-Naml : 19)

Menurut keterangan ahli tafsir, do’a inilah yang diucapkan Nabi Sulaiman As, sesudah memperoleh kerajaan yang besar dari Allah SWT.

Do’a – Do’a Nabi Luth :
رَبِّ نَجِّنِى وَأَهْلِى مِمَّا يَعْمَلُونَ

(Luth berdo’a) : “Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan.” (QS. Asy-Syu’araa :169)

Menurut keterangan ahli tafsir, do’a inilah yang diucapkan Luth untuk memohon supaya beliau dan keluarganya dipelihara Allah dari tindakan kaumnya yang buruk itu.

 “Tuhanku, tolonglah aku terhadap kaum yang berbuat kerusakan.”

Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi Luth berdo’a dengan do’a ini sesudah kaumnya meminta supaya mereka beri bencana oleh Allah sekiranya kalau Luth benar-benar seorang Nabi.

Do’a Nabi Yusuf :

رَبِّ قَدْ ءَاتَيْتَنِى مِنَ ٱلْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِى مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ ۚ فَاطِرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ أَنتَ وَلِىِّۦ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ ۖ تَوَفَّنِى مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ
Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta'bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.” (QS. Yusuf :101)

Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi Yusuf memohon kepada Allah dengan do’a ini dikala beliau dijadikan wazir Negara Mesir.

Do’a Nabi Yunuf :

وَذَا ٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَٰضِبًا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِى ٱلظُّلُمَٰتِ أَن لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ

”Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau Maha Suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dzalim.” (QS. Al-Anbiya :87)

Menurut keterangan ahli tafsir, inilah tasbih yang diucapkan Nabi Yunus dikala beliau ditelan ikan.

Do’a – Do’a Nabi Muhammad :

وَمِنْهُم مَّن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

”Wahai Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan dunia dan kebaikan di akhirat dan periharalah kami dari adzab neraka.” (QS Al Baqarah : 201)

Menurut riwayat Al-Baghawy dari Anas ra, do’a inilah yang selalu diucapkan Nabi Muhammad (lihat tafsir Al-Baghawy I :158)

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

”Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (QS. Al-Baqarah : 286)

Menurut riwayat Al-Baihaqy, Nabi Muhammad bersabda : ”Dua ayat dari akhir AL-Baqarah, apabila seseorang membacanya dimalam hari, maka terpeliharalah ia dari segala bencana.”

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ

”Ya Allah, Janganlah Engkau palingkan hati kami setelah menerima petunjuk Engkau, dan berilah kami akan Rahmat dari Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang banyak pemberiannya.” (QS. Al-Imran : 8)
Menurut riwayat AL-Baghawy, Nabi bersabda : ”Segala jiwa manusia terletak antara dua tangan Tuhan, Tuhan memerengkan dan Tuhan melempangkannya. Karena itu Nabi berdo’a selalu mengucapkan : Allahumma ya muqallibal qulubi tsabit qulubana ’ala diinika. 


رَبَّنَآ إِنَّكَ جَامِعُ ٱلنَّاسِ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُخْلِفُ ٱلْمِيعَادَ

”Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan) pada hari yang tak ada keraguan padanya.” Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. (QS. Al-Imran : 9)

 قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

”Katakanlah : Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau Cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Ditangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam kesiang dan Engkau masukkan siang kedalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisap. (QS. Ali Imran : 26-27)

Menurut riwayat Al-Baghawy bahwa Rasulullah SAW bersabda : Fatihatul Kitab dan dua ayat dari Al – Imron yaitu dari ayat 26-27 bila dibaca dibelakang shalat, niscaya Tuhan menjanjikan Syorga untuknya.

وَقُل رَّبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَٱجْعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلْطَٰنًا نَّصِيرًا

”Ya Tuhanku, masukkanlah aku dengan cara yang baik dan keluarkanlah aku dengan cara yang baik dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.” (QS. Al-Israa : 80)

Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi SAW berdo’a dengan do’a ini memohon kepada Allah supaya beliau dapat mengalahkan musuh-musuhnya sesudah berkediaman di Madinah.

فَتَعَٰلَى ٱللَّهُ ٱلْمَلِكُ ٱلْحَقُّ ۗ وَلَا تَعْجَلْ بِٱلْقُرْءَانِ مِن قَبْلِ أَن يُقْضَىٰٓ إِلَيْكَ وَحْيُهُۥ ۖ وَقُل رَّبِّ زِدْنِى عِلْمًا

”Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur'an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan" 

Menurut keterangan ahli tafsir, do’a inilah yang diucapkan Nabi untuk memperoleh faham yang luas dalam memahamkan ayat-ayat Allah.
قَٰلَ رَبِّ ٱحْكُم بِٱلْحَقِّ ۗ وَرَبُّنَا ٱلرَّحْمَٰنُ ٱلْمُسْتَعَانُ عَلَىٰ مَا تَصِفُونَ

”Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi yang dimohonkan pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu katakan.” (QS. Al-Anbiyaa : 112)
Menurut keterangan ahli tafsir, do’a inilah yang diucapkan Nabi Muhammad sebelum beliau memperoleh kemenangan perang Badar. (Al-Khazim 4 : 264)
رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِى فِى ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ

”Ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku berada diantara orang-orang yang dzalim.” (QS. Al_Mukminun : 94)

Menurut keterangan ahli tafsir do’a inilah yang diucapkan Nabi Muhammad supaya dipelihara Allah dari bencana yang mungkin menimpa kaum yang dzalim.
وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَٰطِينِ

وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ

”Ya Tuhanku aku berlindung kepada-Mu dari bisikan – bisikan syaithan. Dan Aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku dari kedatangan mereka kepadaku.” (QS. Al-Mukminun : 97-98)

Menurut keterangan ahli tafsir inilah salah satu do’a yang diperintahkan supaya Nabi membacanya : Karena do’a ini sering sekali meminta perlindungan dengan membaca do’a ini, yang tersebut dalam Iftitah shalat. (Lihat Al-Khazim, 5 : 36)

Itulah doa-doa terbaik dari para Nabi danRasul, manusi terpuji, manusia terpilih, manusia yang paling mulia, dan paling dikasihi Allah. Semua do’a para nabi diatas termaktub didalam kitab suci Al-Qur’an Al-Kariim.

DOA PALING CUCOK UNTUK SANG MANTAN

“We are products of our past, but we don't have to be prisoners of it (Rick Warren)" diri kita yang sekarang adalah hasil dari apa yang pernah kita alami di masa lalu. Tapi bukan berarti kita akan terjebak dan terperangkap selamanya dalam masa lalu tersebut. Kalau dulu Sobat pernah tersakiti karena cinta, bukan berarti Sobat harus terus merana karenanya. Meski dulu jatuh bangun karena cinta, belum tentu kehidupan percintaan Sobat akan merana selamanya. Bukan mustahil untuk melupakan ia yang dulu pernah menjadi bagian dari hidup kita? Bukanlah sesuatu yang sulit untuk menghapus semua memori tentang sosoknya? Walaupun yang terlewat sejatinya tak bisa di lupakan, tapi untuk menatap masa depan, tak ada salahnya untuk sejenak pending dulu masa lalu.

Gambar mantan pacar

That is why you have to learn forgiving the past. Dilansir dari huffingtonpost.com, untuk membuat Sobat terlepas dari cinta masa lalu Sobat, Sobat harus berani untuk mendoakannya. Berdoa untuk kebaikannya adalah obat terampuh untuk membuat Sobat bisa segera move-on. Whats? Mendoakan orang yang ada di masa lalu? Kalau kenangan masa lalunya baik-baik saja sih, no prolem. Tapi kalau menyakitkan bagaimana? Mungkin sobat berpikir demikian. Walaupun menyisakan luka yang tak jarang membuat kecewa, tapi tak ada salahnya kan jika mendoakan. Yakinlah sob, tak ada tang tak mungkin, luka tak harus dibayar dengan luka bukan? Ladies, Wanna give it a try?

Semoga tak ada rasa benci di hatimu

Rasa benci bisa menghancurkan diri sendiri dan juga orang di sekitarnya. Doakan saja ia tak punya rasa benci terhadap diri Sobat. Dengan begitu Sobat juga tak punya alasan untuk membencinya. Dulu Sobat terasa begitu dekat dengannya, tapi karena suatu hal, hubungan Sobat merenggang dan menyisakan rasa benci. Tapi jangan membiarkan rasa benci itu mengendap dalam diri karena salah-salah rasa itu akan membakar diri Sobat sendiri.

"Sama sekali tak terlintas di pikiranku untuk melihatmu tak bahagia. Aku tak sanggup melihatmu hancur karena rasa benci yang kau pendam dalam diri. Tiada gunanya membenci, lepaskanlah. Mulai hidup barumu, begitu juga aku.”

Semoga kau sering tertawa

Membahagiakan rasanya saat kita bisa melihat orang lain tertawa. Jadi doakan saja ia bisa lebih banyak tertawa saat ini. Biar Sobat pun merasa tenang. Kalau dia sudah bahagia, kenapa Sobat tak mencari kebahagiaan Sobat sendiri?

"Seberapa sering kamu tertawa setiap harinya? Masihkah sesering dahulu? Ataukah lebih banyak lagi? Semoga kau lebih sering tertawa. Kau berhak bahagia. Jadi jangan ragu untuk tertawa lepas saat bahagia. Aku hanya bagian dari masa lalumu, begitu juga dengan dirimu yang juga sudah lama jadi bagian hidupku."

 Dia sudah jadi bagian dari masa lalu Sobat. Bisa dibilang, Sobat sudah tak punya hak atau andil untuk mencampuri kehidupannya. Doakan saja agar kebahagiaan selalu melimpahi hidupnya.

Semoga kau temukan cinta yang terbaik

Jodoh tak bisa dipaksakan. Kalau memang bukan jodoh, usaha sekuat apapun yang dilakukan ya tak akan pernah bersatu selamanya. Mungkin Sobat masih sering menangis ketika mengingatnya. Menangislah kalau sedang bersedih, jika sudah. It's time to move on! Saatnya Sobat temukan cinta lain, mungkin itu cinta terbaik sobat, dan biarkan dia juga temukan cinta terbaiknya sama seperti Sobat.
Hubungan yang pernah Sobat jalin bersamanya dulu bukan berarti hal yang sia-sia. Justru Sobat bisa mengambil banyak hikmah dan pelajaran dari pengalaman tersebut. Sesuatu yang pahit di masa lalu bisa menjadi pelajaran yang mendewasakan Sobat.

Semoga tercapai segala impianmu

Setiap orang pasti punya impian dan cita-cita sendiri. Jadi biarlah ia juga menemukan jalan suksesnya. Mendoakan dia untuk bisa mencapai semua impian akan membuat Sobat merasa lebih damai. Mendoakan sesuatu yang positif untuk orang lain akan membuat Sobat menerima sesuatu yang lebih baik juga.

"Di mana pun kamu berada saat ini, kuharap kamu baik-baik saja. Semoga kamu bisa mencapai semua keinginan dan cita-citamu. Aku tahu kamu mampu. Dan kuyakin tak ada satu hal pun yang menghalangimu untuk meraih cita-cita besarmu."

Daripada mendoakan yang buruk-buruk, mending doakan sesuatu yang baik. Hati kita pun ikut terasa adem. Jika Sobat memang tak bisa bersatu dengannya, biarlah dia menempuh jalannya sendiri dan Sobat menemukan kebahagiaan Sobat sendiri.

Semoga kau tambah dewasa
Perjalanan hidup akan membuat sebuah ikatan hubungan jadi tantangan besar seiring dengan bertambahnya usia. Setiap hubungan baru yang kita buat pastilah akan datang bersamaan dengan berbagai masalah baru. Mantan kekasih Sobat, misalnya, nantinya juga pasti akan membangun hubungan barunya sendiri. Hubungan baru itu pula akan membuatnya makin matang.
Kedewasaan seseorang tak hanya dipengaruhi oleh usia. Pengalaman dan pengaruh lingkungan sekitar juga jadi faktor besar. Let's hope that person take a chance on the happiness he deserves in his life.

Sobat, mendoakan yang terbaik untuk seseorang yang dulu pernah kita cintai pada akhirnya akan membuat kita lebih dewasa. Dia yang pernah hadir dalam hidup Sobat akan jadi kenangan yang tak akan bisa dihapus. Biarlah seperti itu. You just need to move on and embrace a better life. You deserve to be happy on your own.